Apartemen The Loggia adalah hunian vertikal di Pancoran, Jakarta Selatan, yang dikembangkan oleh Farpoint Realty bekerjasama dengan Tokyo Tatemono, developer asal Jepang yang sudah berpengalaman.
Hunian vertikal ini didesain unik dengan inspirasi dari rumah-rumah yang ada di Jepang. Karya dari desainer interior, Yoshiharu Tsukamoto (Atelier Bow-Wow) ini memang terbilang unik dan cukup langka di Indonesia.
Bahkan tak hanya menerapkan gaya Jepang, dia juga memadukan budaya lokal (Indonesia), dengan sebelumnya melakukan riset ke beberapa daerah di Jakarta.
Dan berikut beberapa hal yang menjadi daya tarik dari Apartemen The Loggia:
Hunian yang mengedepankan efektivitas
Ini di antaranya bisa dilihat dari rancangan ruang multifungsi dan tersedianya sejumlah area penyimpanan (storage).
Didesain lebih sehat
Karena dalam pembangunannya juga memerhatikan faktor sirkulasi cahaya dan udara. Salah satunya bisa dilihat dari tinggi ceiling yang mencapai 3 meter.
Ini juga sesuai dengan nama The Loggia itu sendiri yang diambil dari Bahasa Italia dan berarti ruangan diantara dua bangunan dengan aliran udara yang baik.
Konsep ‘Reversibility into Emptiness’
Konsep ini diterapkan dengan menyediakan ruang lapang yang bisa diubah sesuai fungsi dan kebutuhan penghuni (transformable), dimana salah satu caranya dengan memanfaatkan dan memaksimalkan setiap elemen yang ada di ruang tersebut.






