
4 menit
Plitur kayu bisa digunakan agar perabot memiliki tampilan yang lebih indah. Ingin menggunakannya? Intip berbagai warna plitur kayu jati yang bagus dalam artikel ini, yuk!
Perabot dan peralatan rumah tangga yang terbuat dari kayu memang memiliki keunikannya tersendiri.
Selain bisa membuat tampilan rumah menjadi lebih minimalis, material kayu pun memiliki kesan ramah lingkungan.
Tak mengherankan, jika banyak orang memilih material ini pada hunian.
Meski begitu, Property People perlu memerhatikan perawatan dari material kayu.
Pasalnya, salah-salah dalam merawatnya dapat membuat perabot menjadi cepat rusak dan tidak tahan lama, terlebih lagi dalam perawatan kayu jati.
Biasanya, dalam merawat perabot kayu jati diperlukan bantuan dari plitur.
Plitur sendiri adalah cat transparan berbahan dasar oker yang ketika dioleskan pada permukaan kayu akan menghasilkan warna tertentu.
Setidaknya, terdapat sejumlah warna plitur kayu yang bagus dan dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan. Apa saja?
Perbedaan Pernis Kayu dan Plitur
Sebelum mengetahui contoh warna plitur kayu jati yang bagus, penting bagi kamu untuk mengetahui perbedaan bahan ini dengan pernis.
Dalam perawatan perabot kayu, ada dua jenis cat yang bisa digunakan, yakni pernis dan plitur.
Meskipun berbeda, tetapi keduanya seringkali disamakan.
Perbedaan pernis kayu dan plitur bisa diketahui dari bahan yang digunakan.
Pada pernis kayu, ketika cat dioleskan tidak akan menghasilkan warna apapun, melainkan hanya menghasilkan efek glossy atau mengkilap saja.
Sedangkan, jika plitur dioleskan bisa menghasilkan warna yang menawan.
Baca Juga: 9 Rekomendasi Cat Plitur Kayu Jati Terbaik 2024 Disertai Harganya, Cepat Kering dan Enggak Bau!
Warna Plitur Kayu Jati yang Bagus
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa terdapat beberapa warna plitur kayu jati yang bagus.
Sejumlah warna tersebut, antara lain:
1. Dark Teak
Dark teak merupakan warna plitur kayu jati yang bagus dan cocok digunakan jika kamu menginginkan tampilan furniture tampak lebih mewah dan berkelas.
Sesuai dengan warnanya, dark teak bisa memberikan kesan eksotis dan mahal pada furniture.
Namun karena warnanya gelap, ketika plitur kayu ini dioleskan pada bagian lantai, serat-serat kayu akan tertutup.
2. Walnut Brown
Warna plitur kayu jati yang bagus selanjutnya adalah walnut brown.
Warna ini sering digunakan untuk menampilkan warna kayu yang khas dan eksotis seperti kayu aslinya.
Dengan menggunakan warna ini, tampilan perabot akan terlihat lebih estetik!
3. Light Brown
Jika dibandingkan dengan walnut brown, warna plitur kayu light brown memang lebih terang.
Tak hanya itu, warna plitur ini pun mampu memberikan kesan mengkilap pada permukaa, sehingga cocok digunakan pada kayu dengan ukiran di bagian luarnya.
4. Gardena Teak
Gardena teak adalah warna plitur kayu jati yang bagus dengan tampilan akhir matte dan glossy.
Pigmen warna yang dihasilkan oleh gardena teak hampir mirip dengan kayu jati aslinya.
Tak mengherankan, jika warna plitur ini sering diterapkan pada furniture outdoor.
5. Red Teak
Sesuai dengan namanya, red teak memiliki sedikit warna kemerahan seperti halnya warna kayu jati yang baru saja dipotong.
Apabila Property People menggunakan warna ini pada permukaan kayu, bisa memberikan tampilan fresh.
6. Honey Oak
Warna plitur kayu jati yang bagus selanjutnya adalah honey oak.
Warna plitur ini akan memberikan kesan cerah dan hangat pada permukaan furniture.
Jenis warna ini sangat cocok digunakan pada rumah bergaya skandinavia atau minimalis.
7. Red Mahogany
Apakah Property People menginginkan perabot memiliki kesan klasik atau vintage? Jika iya, pilihlah warna red mahogany.
Namun, jika ingin menggunakan warna ini kamu harus berhati-hati.
Sebab, karakteristik utama red mahogany adalah warna yang gelap. Sehingga, tidak cocok digunakan pada ruangan minim cahaya.
Bagaimana Cara Menggunakan Plitur Kayu?
Warna plitur kayu jati yang bagus memang banyak, tetapi kamu perlu memerhatikan cara menggunakan plitur yang benar agar warna yang ditampilkan menjadi lebih bagus.
Nah, berikut cara menggunakan plitur kayu yang benar.
1. Persiapkan Alat dan Bahan
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mempersiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan.
Beberapa alat tersebut di antaranya adalah cairan plitur, kuas, wadah, jenis amplas untuk finishing, air, dan masker untuk menghindari bau menusuk dari plitur.
2. Campurkan Air dan Plitur
Agar cairan yang digunakan lebih encer, kamu harus mencampurkan plitur dengan air.
Biasanya, dalam kemasan plitur sudah terdapat instruksi untuk mencampurkan plitur dengan bahan lain seperti air, kamu hanya perlu mengikuti instruksi tersebut saja.
3. Amplas Permukaan Kayu
Selanjutnya, amplas kayu untuk menghasilkan permukaan yang lebih halus.
Jika sudah, oleskan plitur ke semua permukaan kayu dan pastikan kamu mengoleskannya secara merata.
Untuk mendapatkan tampilan permukaan yang lebih rapi, gunakan bantuan lap atau kuas pada saat pengamplasan.
4. Keringkan
Setelah plitur dioleskan pada permukaan kayu, langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah menunggu plitur hingga kering.
Kemudian, amplas kembali permukaan kayu agar tidak tampak kasar.
Ingat, jangan terlalu banyak melakukan pengamplasan, cukup dua kali kamu sudah bisa mendapatkan tampilan permukaan kayu yang maksimal.
Tips Memilih Warna Plitur
Memilih warna plitur tentunya tidak boleh dilakukan sembarangan. Sebab, hal tersebut harus disesuaikan dengan desain dan konsep yang diusung oleh hunian pribadi.
Agar kamu tidak salah, berikut sejumlah tips memilih warna plitur.
1. Sesuaikan dengan Jenis Kayu
Tips memilih warna plitur yang pertama adalah menyesuaikan dengan jenis kayu.
Biasanya, kayu yang memiliki tekstur halus dengan warna plitur lebih gelap atau natural supaya bisa lebih menonjolkan keindahan serat kayu.
Sementara kayu dengan tekstur lebih kasar lebih cocok dengan warna terang, misalnya coklat muda agar bisa memberikan tampilan berkilau pada permukaan material.
2. Sesuaikan dengan Desain Ruangan
Seperti yang telah disebutkan, warna plitur harus disesuaikan dengan desain ruangan.
Sebaiknya, hindari warna plitur kayu yang kontras atau terlalu berbeda dengan ruangan.
Sebab, hal tersebut justru dapat mengganggu harmonisasi ruangan.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Warna Plitur Pintu Kayu Jati Jenis Water Based. Bisa Tampak Lebih Natural!
3. Pilih Sesuai Kebutuhan
Ada dua jenis plitur kayu yang tersedia, yakni solvent based dan water based.
Solvent based adalah plitur yang menggunakan pelarut berbasis minyak atau bahan kimia seperti thinner.
Jenis plitur tersebut memiliki pigmen warna.
Sedangkan plitur water based menggunakan pelarut sebagai bahan utamanya sehingga hasil akhirnya transparan atau bening.
Berbagai jenis plitur yang ada bisa kamu pilih sesuai dengan kebutuhan.
***
Itulah beberapa warna plitur kayu jati yang bagus untuk perabot rumah.
Temukan informasi lainnya seputar kabar properti hingga desain dan dekorasi hanya di Berita.99.co.
Agar tak ketinggalan berita terbaru, ikuti juga Google News kami, ya.
Yuk, wujudkan keinginan untuk memiliki rumah impian #SegampangItu bersama www.99.co/id!






