Cara Menjadi Penjual dan Pembeli Properti yang Pintar

Last update: 3 Mei 2025 5 min read

Bisnis properti menjadi salah satu peluang bisnis yang menjanjikan bagi sebagian orang karena harga properti yang akan terus naik setiap tahun.

Hal tersebut tentu menjadi faktor ketatnya persaingan bisnis ini. Meski begitu, profesi yang berkenaan dengan properti tetap banyak dilirik. Contohnya saja agen alias broker, yang tidak memerlukan modal besar namun bisa tetap meraup banyak keuntungan dari hasil berjualan properti.

Namun, tetap saja untuk memulai bisnis sebagai penjual, bukanlah hal yang mudah karena harus didasari dengan kemampuan dan ketekunan.

Hal tersebut juga baik dicontoh untuk para pembeli properti agar tidak selalu tergantung dalam menggunakan jasa agen ketika ingin membeli atau mencari properti

Nah, jika Anda tertarik untuk menjadi penjual atau pembeli properti, berikut ini akan dipaparkan cara menjadi penjual dan pembeli properti yang pintar sekaligus terhindar dari penipuan. Simak selengkapnya.

Cara Menjadi Penjual Properti Pintar

Ketatnya persaingan menjadi agen properti sudah bukan menjadi rahasia yang umum. Pasalnya di zaman yang serba modern dan teknologi, banyak portal yang mengiklankan properti  sehingga persaingan pun semakin tinggi.

Iklan yang ditayangkan pun sudah memiliki kemudahan bagi para pencari properti seperti harga, lokasi berdasarkan GPS dan tentu saja foto properti dengan detail yang jelas.

Selain itu, ada hal-hal lain yang harus diperhatikan serta tips mudah untuk menjadi menjadi penjual properti atau agen yang pintar. Simak ulasan 99.co Indonesia berikut ini, ya!

  1. Memberikan Penawaran Harga Paling Realistis

Cara menjadi penjual atau agen properti pintar yang pertama adalah dengan memberi penawaran harga paling realistis.

Anda dapat memberikan penawaran dengan beberapa ketentuan berdasarkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) atau harga pasar. Anda pun dapat memberikan pertimbangan harga dengan melihat kualitas properti secara keseluruhan.

Kualitas bangunan yang harus diperhatikan pun meliputi spesifikasi bangunan berupa kondisi internal dan eksternal. Lalu, Anda bisa memberikan penawaran harga dengan melihat lingkungan dan juga lokasi properti.

Lokasi akan menentukan harga jual rumah. Jika semakin strategis lokasinya dan dekat dengan berbagai area serta memiliki akses yang mudah, maka harga rumah pun akan semakin tinggi.

Selain itu, sebagai penjual properti pintar, pastikan untuk aktif memberikan masukkan perbandingan harga properti serta pergerakan harga di lokasi dalam kurun waktu 12 bulan terakhir.

Dengan begitu sebagai agen, Anda dapat memberikan penawaran harga paling realistis dan dapat diterima oleh pembeli properti.

  1. Memiliki Situs dan Asosiasi Properti

Menjadi agen properti yang pintar bisa dengan cara bergabung dengan asosiasi properti dan memiliki portal broker. Hal tersebut sangatlah penting dilakukan karena akan mendapatkan keuntungan seperti informasi seputar industri properti.

Anda pun dapat menggunakan portal properti sebagai situs online yang data membantu penjualan. Melalui internet, telah banyak situs yang dapat digunakan untuk menjual dan membeli rumah seperti situs 99.co Indonesia.

Dengan memiliki situs properti, Anda akan dengan mudah mengiklankan properti dengan memanfaatkan fitur-fitur yang terdapat di dalamnya.

Di situs 99.co Indonesia pun memiliki berbagai fitur cara pintar cari properti, seperti:

  • Pencarian Properti

  • Analisis Properti

  • Pencarian Peta

  • Kalkulator KPR

  • Panduan Pintar

  • Simpan Pencarian

  • Profil Agen yang terpercaya.

Selain itu dengan menggunakan situs, akan menjadikan performa penjualan Anda lebih efektif. Seperti di situs properti 99.co Indonesia, Anda bisa dapat sekaligus mengetahui:

  • Rating Wilayah

  • Perbandingan Harga Properti

  • Pergerakan Harga dan Simulasi KPR dalam genggaman tangan Anda.


  1. Gencar Melakukan Promosi

Gencar melakukan promosi dapat menjadi salah satu cara menjadi penjual properti pintar. Dengan banyak melakukan promosi, Anda akan meningkatkan eksistensi produk.

Selain itu, bisa pula melakukan promosi di portal properti seperti 99.co Indonesia. Anda dapat menggunakan akun pribadi dan memasang iklan gratis dengan mengeklik ‘Pasang Iklan Gratis’ dan mulai mengiklankan properti.

Anda juga bisa melakukan promosi dengan menggunakan media online seperti Facebook, Twitter, Instagram dan Blogger. 

Anda pun dapat melakukan promosi secara offline. Anda bisa pula mulai bergabung dengan asosiasi properti dan saling bertukar informasi mengenai hal tersebut.

Cara Menjadi Pembeli Properti Pintar

Seperti yang disinggung di atas, bahwa uraian ini akan membahas mengenai cara menjadi penjual dan pembeli properti. Setelah mengetahui dari sisi penjual, kini saatnya untuk menyimak cara jadi pembeli yang pintar.

Dewasa ini kemudahan dalam membeli berbagai properti seperti rumah, gedung, apartemen dan tanah memiliki cara yang mudah. Hal tersebut dikarenakan munculnya berbagai cara membeli melalui internet.

Dengan begitu, Anda akan sangat mudah dalam memilih properti yang diinginkan, yang tentunya sesuai dengan budget, lokasi dan spesifikas idaman. Namun, tak jarang dengan adanya kemudahan seperti portal properti online, dapat terjadi tindak penipuan karena kurangnya pemahaman yang cukup.

Untuk menghindari hal tersebut. Berikut ini adalah beberapa tips mudah menjadi pembeli pintar dan jeli dengan membaca tips berikut.

  1. Melakukan Survei dan Membandingkan Harga

Hal pertama yang harus dilakukan jika Anda ingin membeli properti adalah dengan melakukan berbagai survei, baik secara offline atau online.

Dengan melakukan survei, Anda pun bisa membandingkan harga dari tiap properti dan mengetahui terlebih dahulu harga pasar terkini. 

Hal tersebut bisa Anda lakukan dengan melakukan pengecekan pada NJOP di kawasan sekitar. Selain itu, jika Anda melakukannya secara online, Anda bisa membuka portal 99.co Indonesia yang sudah menyediakan fitur Perbandingan Harga Properti dalam radius 1 km.

  1. Memperhitungkan Risiko

Meski kerap kali digadang sebagai jenis investasi yang memiliki risiko rendah, namun Anda pun harus bisa memperhitungan risiko ketika hendak membeli properti.

Membeli properti berarti Anda pun akan mengurus berbagai dokumen yang nantinya akan menjadi milik Anda. Tak jarang, biasanya hal tersebut tak luput dari seorang agen properti.

Dokumen yang harus diperhatikan antara lain:

Berbagai dokumen di atas hanyalah sebagian dari dokumen lain yang harus Anda urus. Begitu pun dengan (SHM) yang biasanya membutuhkan waktu untuk balik nama jika Anda ingin membeli rumah second.

Selain itu ada penjualan properti dengan harga murah yang biasanya akan membuat Anda tergiur. Sebagai pembeli pintar, Anda harus memperhitungkan risiko dalam membeli properti dengan harga murah atau second.

Hal yang harus diperhatikan adalah kekuatan, kenyamanan, perawatan dan lokasi yang bisa diakses dengan mudah. Meski properti dengan harga murah dapat memberikan penawaran yang sangat menarik, Anda harus memperhatikan risiko sekaligus menghitung anggaran renovasi.

Anda pun wajib mengetahui agen properti atau penjual yang berhubungan langsung dengan Anda, baik profil pribadi atau perusahaan agen tersebut, untuk menghindari penipuan.

Nah, itulah cara menjadi penjual dan pembeli properti yang pintar. Semoga paparan cara di atas dapat menjadi referensi untuk Anda ya!

 

Rachmi adalah seorang penulis properti sejak 2019. Tulisannya banyak menyoroti tentang KPR, tips dan trik seputar rumah, desain arsitektur dan interior.