Mengenal Arti Kode Besi Beton sesuai Standar SNI dan Fungsinya

Last update: 1 September 2025 4 min read
Author:

Arti kode besi beton menjadi hal yang penting dipahami sebelum Anda membeli material untuk kebutuhan konstruksi.

Kode ini bukan sekadar angka atau huruf, melainkan informasi yang menjelaskan ukuran, standar mutu, hingga jenis besi beton yang digunakan.

Dengan memahami arti kode besi beton, Anda dapat memastikan material yang dipilih sesuai kebutuhan struktur bangunan, baik untuk rumah tinggal maupun proyek berskala besar.

Kesalahan dalam membaca kode bisa berakibat pada pemilihan besi beton yang tidak tepat, sehingga memengaruhi kekuatan dan daya tahan konstruksi.

Selain itu, pengetahuan tentang kode juga membantu Anda membedakan antara besi beton polos dan ulir, termasuk standar ukuran yang berlaku di pasaran.

Mengenal Spesifikasi Besi Beton

mengenal spesifikasi besi beton

Besi beton sering disebut juga sebagai steel bar atau steel rebar (reforcing bar) dalam bahasa Inggris.

Bagi yang belum tahu besi beton dengan baik mungkin penasaran, apa sih kegunaan besi beton dalam sebuah bangunan?

Besi beton bekerja saling melengkapi dengan beton karena beton kuat terhadap tekanan tetapi lemah terhadap tarikan dan besi beton sangat kuat terhadap tarikan.

Kombinasi keduanya kemudian menghasilkan struktur beton bertulang atau reinforcement concrete.

Jenis besi beton yang paling sering digunakan adalah baja karbon berlapis stainless steel, serat kaca, serat karbon, dan serat basalt.

Sesuai dengan SNI besi beton 07-2052-2002, pada proses pembuatannya, besi beton harus terhindar dari kandungan serpihan, lipatan, dan awet retakan.

Berat dan Ukuran Besi Beton

ukuran besi beton

Dalam pedoman SNI besi beton, spesifikasi seperti jenis besi beton, ukuran, panjang, berat besi, dan toleransi penyimpangan dari standar telah ditentukan.

Contohnya, standar besi beton yang ditentukan yaitu antara 0,222 kg/m sampai 17,4 kg/m dengan toleransi maksimal sampai 3,5% dari batasnya.

Oleh karena itu, harga material besi bangunan ini sangat dipengaruhi oleh ukurannya, terutama diameternya.

Misalnya, ukuran besi beton dengan diameter 3,8 mm hingga 18,8 mm memiliki rentang harga sekitar Rp11 ribu hingga Rp218 ribu per batangnya.

Arti Kode Besi Beton sesuai SNI

Secara umum, terdapat dua jenis besi beton yang diwakili dengan kode BjTD dan BjTP.

Arti kode besi beton tersebut menandakan perbedaan spesifikasi dan fungsinya.

BjTD (Baja Tulang Deform) adalah jenis besi beton bertekstur kasar, sedangkan BjTP (Baja Tulang Polos) adalah jenis besi beton bertekstur polos.

Kedua jenis besi beton tersebut memiliki keistimewaan yang sama dari segi manfaat dan kegunaannya.

Beberapa keistimewaan besi beton di antaranya:

  • Pemasangan mudah dengan menggunakan fabrikasi bengkel.
  • Besi beton bersifat homogen sehingga kualitas dan mutu bahannya terjamin.
  • Memiliki tingkat deformasi yang baik meskipun dalam tegangan tinggi sehingga bangunan tak akan roboh.
  • Mudah dipotong dan disambung dengan cara dilas.
  • Besi beton bekas dapat dilebur dan didaur ulang untuk digunakan kembali.
  • Dengan perawatan yang tepat, besi beton dapat bertahan sangat lama tanpa mengalami penurunan kualitas.

Jika sudah tahu masing-masing arti kode besi beton dan fungsinya, Anda pasti tak akan salah pilih lagi!

Cara Memilih Besi Beton Berkualitas Terbaik

mengenal besi beton

Dengan adanya standar SNI besi beton, semua produksi yang dihasilkan dijamin akan memiliki standar dan kualitas yang sama baiknya.

Tak heran bila saat ini banyak sekali merk besi beton yang bagus dijual di pasaran.

Dari segi harga, harga besi beton polos dan harga besi beton bertekstur juga tak jauh berbeda.

1. Daftar Merk Besi Beton SNI

Sebagai panduan, Anda bisa membeli besi beton dari daftar merk besi beton SNI yang biasa dijual di bawah ini:

  • Besi beton KS atau Krakatau Steel yang paling terkenal
  • Besi beton MS
  • Besi beton HJ
  • Besi beton MSI
  • Besi beton HSHI

2. Kode Besi Beton dan Warnanya

Selain memahami arti kode besi beton dan standar SNI pada produknya, Anda juga bisa memilih besi beton berdasarkan warnanya.

Berikut ini panduan memilih besi beton berdasarkan warnanya:

  • Kelas besi beton BjTP 24 dengan warna hitam
  • Kelas besi beton BjTP 30 & BjTD 30 dengan warna biru
  • Kelas besi beton BjTD 35 dengan warna merah
  • Kelas besi beton BjTD 40 dengan warna kuning
  • Kelas besi beton BjTD 50 dengan warna hijau

3. Pertimbangkan Detail dan Kebutuhan

Setelah mengetahui arti kode besi beton, ukuran besi beton, berat besi, dan standar SNInya, kini Anda tinggal memilih besi beton sesuai kebutuhan.

Agar lebih mudah, Anda bisa mengikuti cara memilih besi beton berikut ini:

  • Pastikan dahulu jenis beton yang akan digunakan sesuai dengan kebutuhan.
  • Pilihlah merk besi beton berkualitas yang sudah banyak dipercaya orang dan digunakan oleh berbagai proyek konstruksi.
  • Pahami soal harga masing-masing merk besi beton dan carilah perbandingan di tempat lain serta informasi sebanyak-banyaknya agar tak tertipu.
  • Perhatikan ukuran diameter dan panjang besi beton agar kekuatan tegangan yang dihasilkan sesuai kebutuhan.

Pemilihan besi beton berkualitas baik memang tidak bisa dilakukan sembarangan karena akan sangat mempengaruhi daya tahan dan keamanan yang dihasilkan pada bangunan.

***

Semoga bermanfaat.

Dapatkan properti terbaik hanya di www.99.co/id!

 

Berkarier di dunia kepenulisan sejak 2018 sebagai penulis lepas. Kini menjadi penulis di 99 Group dengan fokus seputar gaya hidup, properti, hingga teknologi. Gemar menulis puisi, memanah, dan mendaki gunung.