11 Jenis Besi untuk Konstruksi dan Karakteristiknya (Dilengkapi Harga Besi Terbaru 2025)

Last update: 23 Juli 2025 8 min read
Author:

Besi adalah material vital untuk konstruksi. Namun, jenis besi untuk konstruksi sangat beragam, sehingga perlu mengetahui perbedaan serta karakteristiknya masing-masing agar dapat menggunakan pilihan besi yang paling tepat.

Dalam proses kontruksi, besi dibutuhkan untuk banyak bagian mulai dari bagian lantai, pondasi, hingga ke bagian ata rumah.

Namun, karakteristik besi untuk masing-masing bagian rumah tersebut tentunya berbeda-beda sesuai dengan peruntukannya.

Misalnya, untuk membuat rangka lantai biasanya menggunakan besi beton dan untuk membuat kanopi atap menggunakan jenis besi hollow.

Oleh karena itu, sebagai pemilik rumah, kita pun perlu tahu kelebihan dan kekurangan setiap jenis besi yang akan dipakai agar tidak terjadi malfungsi atau diakali oleh tukang ketika melakukan renovasi.

Selain itu, terdapat perbedaan harga besi yang dipengaruhi oleh jenis maupun material yang dipakai.

Nah, di artikel ini akan membahas

  • jenis besi paling umum di Indonesia
  • perbedaan besi cor, baja, dan besi tempa
  • rekomendasi jenis besi untuk proyek konstruksi
  • tabel harga besi terbaru

Agar tidak salah memilih, yuk ketahui kekuatan, kelemahan, serta harga untuk masing-masing jenis besi untuk konstruksi berikut ini!

11 Jenis Besi untuk Konstruksi dan Harga Terbaru 2025

1. Besi Beton

jenis besi beton untuk konstruksi

Jenis besi untuk konstruksi yang pertama adalah besi beton atau besi tulangan yang digunakan untuk memperkuat struktur beton pada pondasi bangunan. 

Maka dari itu, besi beton kerap disebut juga sebagai beton bertulang

Terdapat dua jenis besi beton, yaitu besi ulir dan besi polos. 

Besi beton dibuat dengan bentuk khusus, agar dapat saling melengkapi dan mengukuhkan pondasi rumah.

Tidak hanya pondasi, besi beton dapat digunakan sebagai urat dinding.

  • Harga besi beton: mulai dari Rp48.500 untuk ukuran 7,5 mm hingga Rp221.900 untuk ukuran 18,8 mm.
Aspek Detail
Fungsi – Saluran fluida (air, gas, listrik)
– Rangka struktur (kanopi, pagar)
– Komponen furnitur industrial
Kelebihan – Tahan tekanan: Ideal untuk saluran bertekanan tinggi
– Fleksibilitas: Dapat dibengkokkan untuk desain kurva
– Daya tahan: Versi galvanis/stainless tahan korosi
– Kekuatan struktural: Lebih kuat dari PVC/HDPE
Kekurangan – Bobot berat: Instalasi besar butuh alat berat
– Biaya tinggi: 2-3x lebih mahal dari pipa plastik
– Perawatan: Membutuhkan coating anti-karat berkala

2. Besi Siku

jenis besi siku

Sesuai namanya, besi siku adalah jenis besi untuk konstruksi berbentuk siku dengan sudut 90 derajat. 

Di pasaran, besi siku sendiri tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari 2–5 cm. 

Kegunaan besi siku pada konstruksi sangat banyak mulai dari material untuk tangga, rak besi, menara air, dan bangunan yang membutuhkan sudut tertentu.

Ukuran terkecil adalah 20x20x3 mm sampai 6 meter, sedangkan ukuran terbesar adalah 250x250x25 mm sampai 6 meter.

  • Harga besi siku per kg berkisar Rp8.200–9.900 tergantung ukuran.
Aspek Detail
Fungsi  – Penyambung sudut 90° (rak, tangga)
– Rangka pintu/jendela
– Penguat tepi struktur
Kelebihan – Instalasi mudah: Desain L menyederhanakan sambungan
– Rasio kekuatan-berat: Optimal untuk beban ringan-sedang
– Ekonomis: Harga 30% lebih murah dari besi hollow
– Variasi ukuran: 20x20mm hingga 150x150mm
Kekurangan – Kapasitas beban: Tidak untuk struktur utama
– Ketahanan: Besi hitam mudah berkarat
– Estetika: Butuh finishing tambahan (cat/powder coating)

Baca Juga: Daftar Harga Besi Hollow Berbagai Ukuran Terbaru 2025

3. Pipa Besi

pipa besi galvanis untuk konstruksi

Sepertinya namanya, jenis besi untuk konstruksi ini memang berbentuk pipa.

Pada bangunan rumah, besi pipa dapat digunakan sebagai media konstruksi untuk mengalirkan udara, gas, dan air.

Sementara dalam ruang lingkup yang lebih besar, besi pipa bisa dipakai untuk saluran air dan kabel.

Harga besi pipa berbeda-beda tergantung ukuran dan jenisnya. Makin tebal maka pipa besi akan semakin mahal harganya.

  • Harga pipa besi bervariasi. Contoh pipa besi galvanis 1/2 inci dan tebal 2.63 mm Rp168.000 dan ukuran 8 inci dengan tebal 7.8 mm Rp5.500.000.
Aspek Detail
Fungsi – Saluran air/gas
– Struktur rangka atap/kantor
– Pagar dekoratif
Kelebihan – Tahan tekanan internal
– Fleksibel dalam instalasi
– Bisa galvanis anti karat
Kekurangan – Biaya lebih tinggi dibanding PVC
– Berat jika diameter besar

4. Plat Besi

plat besi untuk konstruksi

Besi plat adalah bahan utama untuk berbagai keperluan industri, seperti mesin, kendaraan, dan kapal.

Namun, jenis besi ini juga kerap dipakai untuk kebutuhan konstruksi bangunan rumah dan gedung tinggi. 

Penggunaan besi plat sangat baik untuk konstruksi karena tahan korosi. 

Ada beberapa tipe besi plat di pasaran, yakni galvanis, galvanil, dan bordes.

  • Harga besi plat bervariasi. Contoh besi plat galvanis Rp425 ribu—Rp1,25 juta, galvanil Rp290 ribu—Rp1,8 juta, dan jenis besi bordes antara Rp214 ribu—Rp1,1 juta.
Aspek Detail
Fungsi – Lantai industri
– Body kendaraan
– Pondasi mesin berat
Kelebihan – Kekuatan tekan tinggi
– Dapat dilas/dibentuk
– Tersedia berbagai ketebalan (1–50 mm)
Kekurangan – Rentan karat tanpa coating
– Berat dan sulit dipotong manual

5. Besi Hollow

jenis besi hollow

Besi hollow adalah besi berbentuk kotak di mana terdapat ruang kosong atau rongga pada bagian tengahnya.

Pada bangunan rumah, besi hollow dipakai untuk konstruksi pagar besi, kanopi, pintu, railing tangga dan balkon.

Kelebihan besi hollow yaitu ringan tetapi kuat, mudah dipotong sesuai kebutuhan, dan secara harga relatif lebih terjangkau.

  • Harga besi hollow bervariasi antara belasan ribu hingga ratusan ribu rupiah.
Aspek Detail
Fungsi – Rangka plafon/pagar
– Display toko
– Struktur furnitur
Kelebihan – Ringan tapi kuat
– Mudah dipotong & dirakit
– Harga ekonomis
Kekurangan – Tidak cocok untuk beban berat
– Ketebalan tipis (0.7–2 mm)

6. Besi CNP

jenis besi unp

Besi CNP mempunyai bentuk serupa huruf C.

Kegunaan besi CNP sangat beragam dengan kegunaan paling utama yaitu untuk pembuatan rangka atap.

Selain itu, besi CNP juga digunakan untuk rangka ducting AC dan struktur rangka untuk mezzanine.

Jenis besi CNP tersedia dalam berbagai ukuran sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan konstruksi. 

  • Harga besi CNP bervarasi tergantung tipe dan ketebalan. Contohnya ukuran 1.60 mm harganya sekitar Rp114 ribuan. 
Aspek Detail
Fungsi – Rangka atap
– Penyangga ducting AC
– Struktur mezzanine
Kelebihan – Bentuk “C” memudahkan sambungan
– Stabil untuk struktur memanjang
Kekurangan – Kurang kokoh untuk beban vertikal berat

Baca Juga: Inilah 7 Jenis Besi untuk Pagar Rumah dengan Kualitas Terbaik. No. 4 Punya Ketahanan Terkuat!

7. Besi UNP

besi unp

Besi UNP merupakan besi berbentuk huruf ‘U’. 

Jenis besi ini berguna sebagai balok untuk menutup pada bagian atap, serta penopang untuk bagian dinding. 

Besi ini sangat cocok sebagai pelengkap konstruksi.

Besi UNP banyak dipakai oleh tukang las sebagai bahan membuat rangka.

  • Harga besi CNP sedikit lebih mahal, sekitar Rp100 ribu hingga Rp1,1 juta untuk panjang 6 meter.
Aspek Detail
Fungsi – Balok penyangga jembatan
– Kolom struktur gudang
– Rangka baja berat
Kelebihan – Kekuatan lentur tinggi
– Bentuk “U” optimal untuk beban dinamis
Kekurangan – Harga mahal
– Instalasi butuh alat berat

8. Besi Wiremesh

besi wiremesh

Besi wiremesh atau besi anyam merupakan jenis besi kawat yang dianyam membentuk kotak-kotak berlubang. 

Jenis besi ini berfungsi untuk menguatkan dak beton dalam pembangunan rumah dan penguat plat lantai.

Di pasaran, besi wiremesh dapat ditemukan dalam berbagai ketebalan dengan harga yang relatif mahal dibandingkan jenis besi lain.

  • Harga besi wiremesh SNI sekitar Rp149.000—Rp1,2 juta, sedangkan wiremesh non-SNI sekitar Rp176.000—Rp1,2 juta per lembar/rol.
Aspek Detail
Fungsi – Tulangan lantai beton
– Penguat jalan raya
– Kandang hewan
Kelebihan – Mempercepat pengerjaan cor
– Distribusi beban merata
– Anti retak
Kekurangan – Fleksibilitas bentuk terbatas
– Tidak cocok untuk struktur vertikal

9. Besi H-Beam

besi h beam

Besi H-Beam adalah salah satu jenis besi yang terbuat dari baja berbentuk huruf ‘H’.

Kegunaan besi H-beam dalam dunia konstruksi biasanya untuk struktur utama pembangunan rumah dua lantai.

Hal ini dikarenakan kelebihan besi H-beam yang memiliki kekuatan maksimal meskipun dengan berat minimal.

Selain itu, besi H-beam juga punya kelebihan lain yaitu tahan terhadap goncangan gempa.

  • Harga besi H-beam mulai dari Rp1,7 jutaan per buah.
Aspek Detail
Fungsi – Kolom gedung pencakar langit
– Jembatan panjang
– Struktur offshore
Kelebihan – Kekuatan maksimal dengan berat minimal
– Tahan gempa
– Bentuk “H” optimal untuk beban multidirectional
Kekurangan – Harga sangat tinggi
– Hanya tersedia di supplier khusus

Baca Juga: 8 Perbedaan Besi dan Baja, Serupa tapi Tak Sama!

10. Expanded Metal

expanded metal untuk pagar

Jenis besi untuk konstruksi bangunan selanjutnya adalah expanded metal yang bentuknya mirip seperti besi wiremesh.

Expanded metal merupakan jenis besi yang terbuat dari lembaran logam dengan bentuk jaring dan pola berlubang.

Jenis besi untuk bangun rumah ini banyak dipakai untuk kebutuhan dekorasi, misalnya dalam pembuatan pagar atau pintu.

  • Harga expanded metal mulai dari Rp149 ribuan per lembar.
Aspek Detail
Fungsi – Pengaman jendela
– Lantai kerja sementara
– Filter industri
Kelebihan – Ventilasi udara baik
– Anti slip
– Bobot ringan
Kekurangan – Tidak kuat untuk beban titik
– Tepian tajam (butuh finishing)

11. Besi Wide Flange

jenis besi wide flange

Jenis besi selanjutnya adalah Wide Flange atau yang sering disingkat WF.

Besi ini dikenal memiliki kekuatan yang sangat baik dalam menahan tekanan maupun tarikan.

Karena keunggulan tersebut, besi WF sering digunakan dalam konstruksi bangunan yang membutuhkan kekokohan tinggi.

  • Harga besi wide flange cukup mahal, mulai dari Rp1 jutaan.
Aspek Detail
Fungsi – Kolom & balok struktur utama
– Rangka pabrik
– Menara transmisi
Kelebihan – Kekuatan setara H-beam dengan harga lebih murah
– Flange lebar stabil untuk sambungan
Kekurangan – Dimensi besar (butuh alat angkut khusus)

FAQ

Apa perbedaan besi dan baja?

Perbedaan besi dan baja terletak pada kandungan karbonnya: besi murni memiliki ≤0.1% karbon dan lebih lunak, sedangkan baja mengandung 0.1-2% karbon sehingga lebih kuat dan tahan karat.

Apa jenis besi yang tahan karat?

Jenis besi yang tahan karat termasuk stainless steel (grade 304/316) dan besi galvanis yang dilapisi seng.

Berapa harga besi beton per kg?

Harga besi beton per batang (12 meter) bervariasi berdasarkan diameter, mulai Rp50.000 (diameter 6mm) hingga Rp120.000 (diameter 12mm) untuk standar SNI, dengan harga terbaru 2024 mengalami fluktuasi sekitar 5-10% tergantung wilayah dan supplier.

***

Itulah jenis besi untuk konstruksi bangunan dan harganya yang penting diketahui.

Semoga bermanfaat ya, Property People!

Mau cari rumah idaman dengan harga terbaik? Pastikan kunjungi 99.co/id saja!

 

Lulusan Sastra Inggris Universitas Pendidikan Indonesia yang suka menulis seputar gaya hidup dan sastra remeh-temeh. Sejak 2019 bergelut di dunia properti dan penulisan konten SEO di 99 Group. Di waktu senggang senang baca apa saja dan jalan-jalan.