
Rumah merupakan salah satu aset berharga yang dimiliki seseorang.
Selain berfungsi sebagai tempat tinggal, rumah yang nyaman dan indah juga bisa menjadi investasi yang menguntungkan.
Salah satu cara untuk mewujudkannya adalah dengan membangun rumah sendiri dari awal tanpa bergantung pada pengembang.
Dari banyaknya ukuran, rumah 6×9 meter kerap menjadi pilihan ideal bagi banyak orang.
Pasalnya, ukuran tersebut dinilai tidak terlalu besar maupun kecil sehingga pas untuk dijadikan hunian keluarga baru.
Biaya buat rumah ukuran 6×9 meter pun relatif terjangkau.
Namun, Anda tetap perlu merencanakan anggaran dengan baik agar tidak melebihi bujet.
Lantas, berapa biaya bikin rumah ukuran 6×9 m2?
Rincian Perkiraan Biaya Buat Rumah Ukuran 6×9 Meter
1. Biaya Persiapan dan Pondasi
Biaya buat rumah ukuran 6×9 meter pertama yang harus dipertimbangkan adalah anggaran persiapan.
Anggarannya termasuk pondasi, bongkar bangunan (kalau ada), pemasangan bowplank, dan direksi keet.
Banyak pekerjaan yang perlu dilakukan untuk menyempurnakan pondasi.
Pembuatan galian, pemasangan pondasi batu, dan peletakan batu kosong perlu kamu ukur biayanya.
Pembagunan pondasi dan kelengkapannya dimulai dari Rp3 juta–Rp4 jutaan.
Ini belum termasuk biaya pekerja bangunan dan tambahan lainnya.
2. Struktur Beton
Rumah memerlukan struktur beton yang kuat, apalagi jika Anda memiliki rencana untuk menambah lantai di masa depan.
Untuk rumah berukuran 6×9 meter, struktur beton yang dibutuhkan meliputi:
- Beton plat lantai 2,4 m3
- Beton sloof 0,88 m3
- Beton kolom praktis 0,4 m3
- Beton kolom struktur utama 1,4 m3
- Ring balok 0,55 m3
- Balok utama 0,7 m3.
Selain itu, Anda juga akan membutuhkan cor dak beton 3,23 m3.
Dari keseluruhan rincian diatas, biaya membangun rumah yang Anda harus siapkan adalah sekitar Rp28 juta.
3. Biaya Pembangunan Dinding
Biaya buat rumah ukuran 6×9 meter selanjutnya adalah untuk pembangunan dinding.
Rumah 6×9 tidak begitu luas, maka jumlah bata dan acian yang Anda butuhkan pun tidak terlalu banyak.
Menurut perhitungan PT Indosteger Jaya Perkasa, acian yang Anda perlukan adalah 164,99 m2.
Rumah 6×9 meter juga membutuhkan pasangan bata hebel 86,87 m2 dan plesteran 164,99 m2.
Jumlah total biaya pembangunan dinding rumah ukuran 6×9 adalah Rp53 jutaan.
Baca juga: 7 Tips & Biaya Bangun Rumah Type 45
4. Biaya Pemasangan Plafon
Plafon memiliki peran yang sama pentingnya dengan dinding.
Untuk ukuran rumah sederhana, kamu membutuhkan gypsum ukuran 9 mm dan rangka galvanis sebanyak 27,9 m2.
Apabila kita hitung dalam kesatuan meter dengan 1 meter seharga Rp130 ribu, biaya totalnya menjadi Rp3,5 jutaan.
5. Biaya Pintu dan Jendela Rumah 6×9
Saat sedang menghitung biaya buat rumah ukuran 6×9 meter, pastikan Anda sudah memasukan biaya pintu dan jendela.
Biaya pembangunan pintu dan jendela tergantung dengan jumlah yang kamu inginkan di dalam rumah.
Saat ini, satu pintu kayu kamar atau depan rumah harganya adalah Rp1 juta–Rp2 juta.
Sedangkan untuk jendela, Anda bisa menemukan model yang paling murah dari Rp1 jutaan.
6. Biaya Keramik Lantai
Selanjutnya, Anda perlu menghitung biaya pengerjaan keramik lantai.
Sama seperti pintu dan jendela, total biayanya tergantung dengan ukuran dan model keramik rumah yang Anda inginkan.
Rumah 6×9 meter membutuhkan keramik ukuran 60×60 cm untuk luas 21,75 m2.
Di pasaran, harga keramik sekitar Rp200 ribuan, jika kita kalikan dengan perkiraan luas, totalnya adalah Rp4 jutaan.
Perhitungan ini belum temasuk keramik yang Anda butuhkan di dinding kamar mandi atau dapur, ya.
7. Biaya Pengecatan

Pengecatan rumah akan Anda lakukan pada tahap akhir pembangunan.
Biaya pengecatan yang untuk rumah ukuran 6×9 biasanya sekitar Rp6 jutaan.
Total di atas mencakup plafon 23,78 m2, eksterior 66,15 m2, dan interior seluas 104 m2
8. Biaya Tambahan untuk Rumah 6×9
Tidak hanya pembangunan fisik, kamu juga perlu mengalkukasi biaya pembangunan rumah tambahan.
Biaya tersebut termasuk instalasi listrik, air, sumur resapan, dan septic tank.
9. Jasa Tukang
Jangan lupa untuk memasukkan biaya tukang ke dalam anggaran.
Rumah berukuran 6×9 meter biasanya tidak memerlukan banyak pekerja.
Jika mengambil sistem harian, upah tukang yang dibayarkan mulai dari Rp150.000 per tukang/hari.
Namun, jika mengambil sistem borongan, biayanya sekitar Rp60.000/meter atau sesuai kesepakatan.
10. Biaya Tak Terduga
Untuk mengantisipasi kerusakan material atau masalah lain, siapkan juga dana darurat.
Umumnya, dana darurat berkisar 10 persen dari total biaya pembuatan rumah.
Baca juga: Rincian Biaya Bangun Rumah per Meter Lengkap dengan RAB
Itulah perkiraan biaya buat rumah ukuran 6×9 meter.
Semoga membantu!
