Cara Menghitung Cor Beton per M3 Dilengkapi Harga, Material, dan Kebutuhannya

Last update: 25 Agustus 2025 5 min read
Author:

Cara menghitung cor beton per m3 bisa dilakukan dalam beberapa tahap.

Dak beton sendiri adalah sebuah konstruksi dalam bangunan yang dibuat untuk memperkuat keseluruhan konstruksi.

Umumnya, dak menjadi pembatas antara lantai bawah dan lantai atas rumah, dan menjadi pembatas atau panel lantai yang terbuat dari cor beton.

Oleh karena itu, salah satu cara untuk mengetahui berapa biaya pembangunan dak beton adalah dengan menghitung volume cor beton di rumah.

Jika Anda ingin hunian memiliki dak beton, tetapi bingung berapa material yang dibutuhkan dan anggaran yang harus disiapkan, simak informasi lengkapnya di bawah ini!

Cara Menghitung Cor Beton per M3

cara menghitung cor beton per m3 mudah

sumber: ilmusipil.com

Untuk memiliki dak beton yang kuat, Anda harus memasang cor beton yang berkualitas dan tahan lama.

Berkat pesatnya kemajuan teknologi, kini Anda bisa menemukan campuran cor beton siap pakai di banyak toko bangunan.

Untuk menggunakannya, Anda hanya perlu menambahkan air pada bubuk cor beton dan teksturnya lama-lama akan berubah menjadi cair dan mengering dengan sendirinya.

Meski demikian, kebanyakan pekerja umumnya lebih memilih memasang cor beton secara manual dengan komposisi:

  • 11 persen semen;
  • 41 persen batu koral agregat (split);
  • 26 persen pasir kasar; dan
  • 16 persen air.

Selain menggunakan persentase, ada juga pekerja yang lebih memilih menggunakan takaran perbandingan, yakni 1 semen : 2 pasir : 3 koral.

Setelah mengetahui cara menghitung cor beton, hal berikutnya yang harus Anda perhitungkan adalah kebutuhan dak beton di rumah.

Cara Menghitung Kebutuhan Cor Dak Beton

Berikut cara menghitung kebutuhan material dak beton menggunakan metode konvensional atau pembangunan menggunakan perancah bambu, bekisting triplek, pasang pembesian, lalu cor tempat.

Kebutuhan material dan harga akan berubah tergantung dengan metode yang Anda pilih serta tempat di mana Anda membeli material.

Untuk mengetahui cara hitung kebutuhan dak beton, Anda bisa menggunakan simulasi yang satu ini.

Anggap bahwa Anda akan mengecor dak beton dengan ukuran 6×13 meter dengan ketebalan dak 12 cm, besi 10 mm, dan jarak cincin atau begel 20 cm.

Perhitungannya sebagai berikut:

Besi

Besi pada dak beton umumnya memiliki diameter 10 mm dan dipasang dengan jarak sekitar 20 cm antara satu sama lain.

Artinya, dalam 1 m Anda harus menyimpan lima buah besi yang dipasang dua lapis, berarti total jumlahnya adalah 2 x 5 x 2 = 20 buah.

Masing-masing besi memiliki panjang 1 m sehingga total kebutuhan besinya adalah 20 buah x 1 meter = 20 meter.

Panjang besi perbatang adalah 12 meter sehingga Anda memerlukan 20/12 = 1,6667 batang besi.

Beton

Untuk dak beton seluas 1 m2 Anda membutuhkan beton 1 m x 1 m x 0,12m = 0,12 m3.

Semen

Cor beton harus memiliki pasir, semen, dan kerikil dengan perbandingan 1 : 2 : 3 sehingga Anda membutuhkan semen sebanyak 1/6×0,12 = 0,02 m3.

Satu sak semen berisi 50kg umumnya dapat digunakan untuk membuat dak beton seluas 0,024 m3.

Dari perhitungan tersebut, Anda membutuhkan semen sebanyak 0.02/0.024=0.8333 sak untuk membuat dak seluas 1 m2.

Pasir

Jumah pasir yang dibutuhkan untuk membuat 1 m2 dak beton adalah 1/6 x 0,12 = 0,04 m3.

Koral

Jumah koral yang dibutuhkan untuk membuat 1 m2 dak beton adalah 3/6 x 0,12 = 0,06 m3.

Triplek

Triplek berukuran 8mm memiliki luas 1,2 m x 2,4 m = 2,88m2.

Oleh karena itu, 1 m2 dak beton membutuhkan triplek sebanyak 0,34722 lembar.

Bambu

Bambu dipasang dengan jarak 50 cm dalam dak sehingga untuk dak seluas 1 m2 hanya membutuhkan 2 batang.

Selain material-material di atas, pembangunan dak beton juga membutuhkan kawat bendrat dan paku.

Baca juga: Kisaran Harga Borongan Cor Beton Terbaru 2025

Cara Menghitung Kebutuhan Material Cor Dak per M2

cara menghitung cor beton per m3 manual

sumber: ilmusipil.com

Dari perhitungan di atas, anggap Anda membutuhkan balok berukuran 15 x 30 cm dengan tulangan pokok 6 buah besi berdiameter 10 mm serta besi begel d8-200 (diameter 8 mm, jarak pasang 20 cm).

Berikut cara hitung material cor:

  • Total panjang balok: (6 bh x 6 m) + (3 bh x 13 m) = 75 m
  • Beton: (0,15 m x 0,30 m x 75 m) = 2,7 m3
  • Semen: (1/6 x 2,7 m3)/0,024 = 19 sak
  • Pasir: (2/6 x 2,7 m3) = 0,9 m3
  • Kerikil: (3/6 x 2,7 m3 = 1,35 m3
  • Beli tulangan pokok d10 (kalikan 6 buah x 75 m) = 450 m (38 batang)
  • Besi begel d8 panjang 1 begel = 0,8 m
  • Kebutuhan begel : 300m/12m = 25 batang

Maka, cara menghitung cor beton per m3 untuk kebutuhan dak beton ukuran 6×13 meter adalah:

  • Semen: 65 sak + 19 sak = 84 sak.
  • Pasir: 3,12 m3 + 0,9 m3 = 4,02 m3.
  • Kerikil: 4,68 m3 + 1,35 m3 = 6,03 m3.
  • Besi d10: 130 batang + 38 batang = 168 batang
  • Besi d8: 8 batang

Biaya Membangun Dak Beton

cara menghitung cor beton per m3 yang baik dan benar
Sumber: Niagareadymix.com

Setelah diketahui berapa banyak material yang dibutuhkan, Anda dapat menghitung berapa anggaran yang harus disiapkan.

Tentunya, harga di bawah ini dapat berbeda-beda tergantung dengan tempat dan waktu kamu membeli material.

Berikut adalah biaya membangun dak beton:

  • Semen: Rp52.000 x 84 sak = Rp4.368.000
  • Pasir: Rp210.000 x 4,02 m3 = Rp844.200
  • Kerikil: Rp250.000 x 6,03 m3 = Rp1.507.500
  • Besi 10 mm: Rp54.000 x 168 = Rp9.072.000
  • Besi 8 mm: Rp36.000 x 25 = Rp900.000

Total biaya bahan membangun dak dan cor beton untuk ukuran 6×13 meter dengan ketebalan 12 cm adalah Rp16.691.700.

Perlu diperhatikan, biaya tersebut belum termasuk dengan jasa borongan dan upah pekerja.

Tips Membuat Cor Beton yang Baik

Memasang cor beton bukanlah hal yang mudah dan tidak bisa dilakukan oleh pemula.

Namun, apabila tertarik, Anda bisa mengikuti tips membuat cor beton yang benar di bawah ini:

1. Menentukan Desain atau Konsep Bangunan

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah menentukan konsep atau desain bangunan.

Pasalnya, konsep atau desain akan sangat berpengaruh dalam sulit atau tidaknya proses pengerjaan.

Selain itu, Anda juga dapat mengetahui jumlah kebutuhan material dari konsep dasar bangunan.

2. Pilih Material Berkualitas

Agar cor beton lebih kuat dan tahan lama, pastikan Anda menggunakan material yang berkualitas.

Jika masih bingung menentukan pilihan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan ahlinya.

3. Gunakan Perbandingan Campuran yang Tepat

Gunakan perbandingan semen, pasir, dan kerikil sesuai standar (misalnya 1:2:3 untuk beton K-225).

Perbandingan yang tepat akan memengaruhi kekuatan beton.

4. Memakai Bekisting

Jika ingin mendapatkan hasil cor yang rapi, Anda bisa menggunakan bekisting.

Namun, pastikan bekisting yang Anda gunakan masih berbentuk baik dan tidak bengkok atau patah.

5. Lakukan Pengecoran

Sebaiknya, tuang beton secara bertahap dan jangan menumpuknya terlalu tinggi sekaligus.

Anda dapat menggunakan vibrator atau alat penggetar untuk menghilangkan gelembung udara.

Baca juga: Daftar Harga Besi Beton Polos dan Ulir per Batang Terbaru 2025

Itulah ulasan lengkap mengenai cara menghitung cor beton per m3.

Semoga membantu!

***Header: Americanprecastfences

 

Penulis di 99 Group. Memiliki pengalaman menulis di bidang kesehatan, gaya hidup, fashion, teknologi, pendidikan, hingga properti. Hobi membuat digital collage art.