
Salah satu kekhawatiran utama saat curah hujan tinggi adalah risiko banjir.
Guna mencegahnya, salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah membuat sumur resapan.
Menurut buku Manfaat dan Cara Membuat Sumur Resapan Air Hujan oleh Gagan Harry, sumur resapan adalah sumur buatan yang berfungsi memperluas area resapan air.
Kehadiran sumur ini diharapkan dapat menampung air hujan sehingga tidak menimbulkan genangan atau bahkan banjir.
Menariknya, sumur resapan dapat dibuat sendiri di rumah dengan langkah-langkah yang cukup sederhana.
Lalu, bagaimana cara membuat sumur resapan?
Cara Membuat Sumur Resapan Air Hujan

Melansir berbagai sumber, berikut sejumlah cara membuat sumur resapan di rumah.
1. Tentukan Lokasi Sumur
Cara membuat sumur resapan yang pertama adalah dengan menentukan lokasi yang tepat.
Sebaiknya, lokasi sumur berjarak sekitar 3-5 meter dari bangunan atau fondasi supaya tidak merusak struktur di sekitarnya.
Idealnya, sumur resapan berada di dataran paling rendah di halaman rumah supaya air hujan dapat mengalir dengan baik.
Selain itu, perhatikan juga jenis tanah.
Tanah berpasir atau tanah lempung lebih mudah menyerap air dibandingkan jenis tanah lainnya.
Hindari untuk menggunakan tanah liat karena jenis tanah ini sangat sulit menyerap air dan dapat menciptakan genangan.
2. Perhatikan Curah Hujan
Selanjutnya, hitung dan perhatikan curah hujan untuk memperkirakan jumlah air yang akan masuk ke dalam sumur.
Ukuran sumur resapan dapat disesuaikan dengan volume air hujan yang diterima.
Informasi mengenai curah hujan dapat diperoleh melalui situs resmi BMKG.
Namun, ada cara sederhana yang bisa dilakukan sendiri, yaitu menggunakan gelas.
Caranya, letakkan gelas di halaman rumah sejak hujan mulai hingga berhenti.
Jika air hujan dalam gelas mencapai ketinggian 7 cm, berarti intensitas curah hujan tersebut adalah 7 cm dalam satu kali hujan.
Baca juga: 8 Cara Menjernihkan Air Sumur agar Bersih, Dijamin Ampuh!
3. Tentukan Ukuran Sumur
Sumur resapan biasanya memiliki diameter sekitar 1 sampai 2 meter dengan kedalaman 1,5 hingga 3 meter.
Namun, ukuran tersebut tidak mutlak dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi tanah di area.
4. Gali Lubang Sumur

Cara membuat sumur resapan yang benar selanjutnya adalah dengan menggali lubang sumur.
Kamu bisa menggali lubang secara manual dengan sekop alat berat, misalnya saja seperti ekskavator.
Ketika menggali sumur, pastikan dinding lubang tetap stabil supaya tidak runtuh.
Lalu, bagaimana jika tanahnya mudah longsor?
Kamu dapat menggunakan penyangga sementera untuk menjaga keselamatan pribadi saat proses penggalian.
5. Buat Dinding Sumur
Setelah proses penggalian selesai, pembuatan sumur resapan berikutnya adalah dengan membangun tembok di sekitar sumur.
Tembok ini berfungsi sebagai pembatas agar struktur sumur tetap kokoh dan tidak mudah runtuh.
Gunakan batu bata sebagai bahan utama dengan kedalaman sekitar 50 cm.
Namun, penting untuk membiarkan dinding sumur tanpa tembok pada bagian dalamnya agar air dapat meresap secara optimal ke tanah di sekitarnya.
Dengan demikian, sumur resapan dapat berfungsi secara efektif dalam mengelola aliran air hujan.
6. Isi Lubang Sumur

Jika dinding sumur sudah kokoh, isi bagian dalamnya dengan material yang mendukung resapan air, seperti kerikil dan pasir.
Lapisan paling bawah sebaiknya menggunakan kerikil kasar agar air dapat meresap lebih cepat.
Sementara itu, bagian atasnya dapat ditambahkan pasir halus untuk mencegah penyumbatan.
Jika diperlukan, pipa berlubang juga bisa dipasang di dalam sumur untuk membantu mendistribusikan air secara lebih efektif.
7. Pastikan Air dapat Mengalir dengan Baik
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, sumur resapan sebaiknya dibangun di area yang lebih rendah.
Jika halaman rumah cenderung datar, kamu bisa membuat parit kecil yang mengarah ke sumur resapan untuk membantu mengalirkan air.
Sementara air hujan yang jatuh dari atap dapat dialirkan menggunakan talang air dan pipa paralon.
Karena sumur resapan rentan terhadap sampah, dedaunan, dan kotoran, sebaiknya pasang saringan pada saluran masuk agar tidak terjadi penyumbatan.
8. Tutup Sumur
Terakhir, tutup bagian atas sumur untuk menjaga keamanan dan fungsinya.
Cara membuat sumur resapan air hujan ini sangat penting, terutama jika area di atas sumur akan digunakan untuk aktivitas lain, seperti tempat jemuran.
Kamu bisa menutup sumur dengan pelat beton berlubang atau mencornya, mirip dengan pembuatan septic tank.
Baca juga: Biaya Sumur Bor Berbagai Kedalaman Terbaru Tahun 2025
Itu dia cara membuat sumur resapan air hujan di rumah.
Semoga informasi ini bermanfaat, ya!